Sudah jatuh tertimpa tangga pula, istilah ini cocok bagi anak-anak kelas C Fakultas Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Siliwangi angkatan 2011. Pasalnya pada hari rabu tanggal 29 september 2011 yang seharusnya mendapat jadwal belajar pendidikan Agama Islam di faperta hanya bisa menunggu seperti siro yang menunggu majikannya yang tak kunjung pulang. Soalnya tempat yang sudah di jadwalkan sedang di renovasi karena atap yang ada di kelas tersebut sudah tidak layak pakai untuk pembelajaran. Tapi yang membuat ini Menjadi hal yang patut d pertanyakan adalah kenapa tidak ada kelas pengganti untuk kelas C.
Setelah di tanyakan pada pihak yang seharusnya bertanggung jawab, ternyata kelas yang di nanti-nantipun tak kunjung ada. Padahal anak-anak kelas C tersebut telah menunggu kepastianya selama 2 jam lebih. Apakah ini akan berlanjut jika terjadi hal sepeti ini lagi? Padahal kalu di lihat dari segi pembayaran semua mahasiswa telah membayarnya dan membayar dengan tepat waktu. Dan seharunya semua mahasiswa berhak mendapatkan fasilitas-fasilitas yang sama pula.
Dan akhirnya siapa yang seharusnya bertanggung jawab akan kejadian ini? Mahasiswa kah, Dosen kah atau BAA ?

0 komentar:
Posting Komentar